WhatsApp Image 2021-03-13 at 07.55.06
Tentang KCSG
Tentang KCSG

Buat yg belum tahu, om Puji  sudah jadi Ketum KCI pada kurun waktu 2008-2012, dan saat itu semua pengda kecuali KC Jakarta mati semua, termasuk pengda KC Semarang yg setahu om Puji  pernah menjadi pengda KCI yg besar di sekitar tahun 2003-2005.

Jadi salah satu usaha om Puji  di awal sejak awal 2009 adalah berusaha menghidupkan kembali KC Semarang. Saat itu media komunikasi di KCI adalah melalui mailing list, dan member2 awal KCSG yg mendaftar langsung ke Pusat antara lain Pak Nana Djunaidi, Cornelius Dwihanggoro, Sigit Pandu, Raymond Forbe, Satriyo (yang akhirnya menjadi ketua KCSG pertama), sama satu lagi om Puji  lupa namanya. Akhir kata, KCI berhasil menghidupkan dan mengukuhkan kembali KC Semarang pada tahun 2011, bertepatan dengan rangkaian acara HUT KCI ke 10, walaupun KCSG saat itu membernya baru 6 orang. Mulai saat itu KCSG dibangun kembali dari nol, karena member2 lama sebelumnya sudah tidak ada lagi semuanya.

Dalam kurun waktu tsb juga kita bangun Facebook Group KC Semarang ini, yang dimaksudkan sebagai media informasi dan komunikasi resmi KCSG, sebagai bagian yg tidak terpisahkan dari KCI. Sejak itu juga om Puji  menjadi salah satu admin di group ini bersama dengan pengurus2 KCSG. Walaupun om Puji  (terlihat) tidak banyak melakukan tugas2 admin FB (seperti approve member baru, dll), tapi om Puji  selalu monitor. Hampir setiap hari ada notifikasi dari group KCSG, dan selalu om Puji  lihat. Sampai akhirnya om Puji  curiga kok tiba2 nggak ada lagi notifikasi dari group KCSG. Ketika om Puji  cek, ternyata om Puji  sudah diremove sebagai admin di group ini. Karena om Puji  sudah tidak menjadi admin, maka om Puji  tidak bisa lagi melihat siapa yg melakukannya.

Harap diketahui, om Puji  sama sekali tidak ada masalah kalau om Puji  tidak lagi menjadi admin di group2 Facebook pengda2 KCI. Sejujurnya, itu malah mengurangi effort om Puji  utk monitor. Tapi om Puji  ingin ini adalah keputusan pengurus definitif, karena FB KCSG adalah media komunikasi RESMI pengda KCSG, yg berarti juga media komunikasi resmi KCI. Juga harus jelas alasannya. Terlebih ketika kasusnya terjadi group FB KCSG, yang teman2 bisa membaca sendiri sejarah panjang om Puji  dan KCSG diatas.

KCSG adalah salah satu pengda spesial di mata om Puji . Dimana2 om Puji  selalu membanggakan KCSG yg om Puji  pandang sebagai pengda yg berhasil melahirkan pengda2 lain, seperti Pekalongan, Tegal, Kudus, Jepara, dan Salatiga. Jadi bila di dalam postingan om Puji  sebelumnya, dimana om Puji  colek para sesepuh itu, tidak lain karena penghormatan om Puji  kepada mrk, karena om Puji  yakin semangat mereka masih sama seperti dulu, bukan om Puji  menuduh mereka yg melakukannya.

Akhir kata, om Puji  ingin ini menjadi 'kegaduhan' yg terakhir di KCSG. Yuk, kita bangun lagi KCSG yg asik dan seru. Hilangkan dikotomi 'orang lama' dan 'orang baru'. Kita semua sama, dengan porsi kontribusinya masing2. Orang2 lama punya kontribusi besar dalam membangun dari awal, orang2 baru dituntut kontribusinya untuk meneruskan kejayaan KCSG. Pokoknya maju terus. Tinggalkan semua yang gak berguna bagi masa depan KCSG. Kita songsong KCSG yang lebih besar, lebih asik, lebih guyub. Jadikan KCSG panutan bagi pengda2 lain di KCI...

Salam Small Car Big Fun Big Heart...

*Disadur dari tulisan Om Puji pada Facebook Karimun Semarang tanggal 23 April 2020

1 Comment

  1. Hi, this is a comment.
    To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
    Commenter avatars come from Gravatar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *